Monday, November 23, 2015

kenapa?



Kenapa?
24/11/2015

Kenapa begini Kenapa begitu
Kenapa ini kenapa itu
Ini itu apa bedanya
Samasama tiga huruf

Pintar bodoh kata siapa
Kata umat yang maslahat
Malas rajin masalah semua
Semua yang dipasung berdiri

Kenapa harus ini kenapa harus itu
Nyanyian disana milik sini
Nyanyian disini milik sana
Jadinya milik siapa

Ya milik semua

Kenapa begitu kenapa begini

Karena harus seperti itu

Kata siapa

Kata yang punya

kotak



Kotak
31/10/2015

Pojok
Haha hihi
Mata terpejam
Melek

Tengah
Diam, fokus, senyap
Wajah bersinar
Melek

Belakang
Bersuara, fokus
Gemerincing kantong uang
Melek?

Depan
Pintu kaca
Gegap gempita
Tertawa terbuka

S.E.M.P.U.R.N.A.



S.E.M.P.U.R.N.A.
26/10/2015

Dipojok ucapan, dalam bilikbilik pemikiran
Bergerombol, bersekongkol
Mengais sempurna didamba

Sempurna diantara derita dan malas
Demi gambaran surge di Dunia
Tiada derita. Tiada malas
Sem.pur.na

Sempurna demi menasbihkan ada
Tidak sempurna karena tiada yang dinabikan
Angka, kata, suara saling dorong
Saling sikut
Demi
Sempurna

Tidak ada

Kuasa Kata



Kuasa kata

1/11/2015

Kuasa milik mereka yang bertahta
Tahta milik kata yang kuasa
Tanpa mahkota tanpa tanda
Milik “aku” yang mendamba

Kusibakan jubah megah
Merah tua lambang kuasa
Kata raja kata Tuhan
Kata Tuhan mutlak kuasa

Kau saksikan kejauhan
Jauh kata jauh kuasa
Milik nafsu berpangku nasib
Mari jama’ah bersabar sambut kata
Kuasa…

Tahta kuasa kata
Kata tahta kuasa
Milik hamba milik raja
Dalam angan dalam hampa
Kata berkuasa
Dalam kekosongan tahta

Dendang



Dendang
14/10/2015

Terdengar lirih manis duka
Di taman
Tercium harum bunga suka
Di taman
Terlihat nama di atas batu
Di taman

Kau lihat kerumunan manusia
Di taman
Kau dengar dendang tangis
Di taman
Kau cium wangi bunga kamboja
Di taman

Suka duka terpisahkan

Di taman