Wednesday, September 2, 2015

Berisik



BERISIK
21/4/2015

Malam berisik
Dengkur nyawa-nyawa terbaring memekik
Nyanyian kereta malam halus berbisik
Elus telinga yang daun di pintu-pintu tak tertarik

Nyanyi bintang bulan semesta
Tak ada yang peduli
Toh mata sudah dibuai pekiknya sunyi
Hanya kertas nganggur yang peduli

Fajar bising
Penging teriak debu dibisukan dengus nafasmu
Bayang,imaji,khayal debu didekap kasur mewangi berkasih
Abadi, hingga matahari meledakkan diri

Tiada sunyi yang seberisik ini.

No comments:

Post a Comment