Sajak 70 tahun
16/8/2015
Hanya maaf
yag bisa kuutarakan tentang tindak-tandukku
Dan ucapanku
di tanah ini
Tanah yang
kata penyair tanah surgawi
Hanya
kekecewaan yang bisa kupikirkan untuk perlakuan generasiu dan generasi
penerusku
Diatas bumi
pertiwi
Yang
disanjung cinta sehidup semati
Entah dimana
baiknya,
Entah pula
dimana indahnya
Ironi
berkuasa, moralitas diasingkan
Nilai-nilai
disetir indeks saham
Maling-maling
diagungkan!
Smentara
yang jujur dibungkam
Penipu
dilindung!
Lantas yang
asli dikebiri
Wahai tanah
yang dirayu kelapa
Iramamu
digeser lidah asing
Rimamu
dihantam media amoral
Dimana
pendidikan untuk seluruh rakyat Indonesia?
Aku tidak
menyalahkan
Ketika
kawanku tidak percaya
Skeptis! AKU
SKEPTIS!
Teriak
mereka
Aku bisa
apa…..
Ironi kini
jadi trendy
Cinta negeri
sendiri makin lama makin keki
Budaya,
adat, tradisi? dibiarkan saja mati
Aku disini,
bukan seorang saksi
No comments:
Post a Comment