Friday, September 11, 2015

Malam



Malam
7/9/2015

Terima kasih kuucapkan untukmu wahai malam
Semilir angin yang kau hantarkan untukku, yang gelisah menahan panas
Di luar pintu kamar kutemukan penyejuk jasad yang didamba syaraf
Wahai malam, waktu tidak mengenal penyegar diri

Jika mampu kurangkai bunga dari bongkahan kata – kata
Hanya untukmu, wahai malam yang semampai

Merebahkan tubuh yang menanti dijemput malaikat kantuk
Sudi merapat untuk sejenak, menikmati musik ditelingaku, dan mengistirahatkan mataku
Agar aku bisa menyambut matahari muda esok hari
Kembali mengadu wacana tanpa ujung yang pasti


No comments:

Post a Comment