Malam
7/9/2015
Terima kasih
kuucapkan untukmu wahai malam
Semilir
angin yang kau hantarkan untukku, yang gelisah menahan panas
Di luar
pintu kamar kutemukan penyejuk jasad yang didamba syaraf
Wahai malam,
waktu tidak mengenal penyegar diri
Jika mampu kurangkai
bunga dari bongkahan kata – kata
Hanya
untukmu, wahai malam yang semampai
Merebahkan
tubuh yang menanti dijemput malaikat kantuk
Sudi merapat
untuk sejenak, menikmati musik ditelingaku, dan mengistirahatkan mataku
Agar aku
bisa menyambut matahari muda esok hari
Kembali
mengadu wacana tanpa ujung yang pasti
No comments:
Post a Comment